Uji Wilcoxon
Alternatif nonparametrik uji-t berpasangan.
Untuk apa dipakai
- Membandingkan dua kelompok atau lebih
Data yang dibutuhkan
Dua kolom angka dari responden yang sama.
Unggah file Excel (.xlsx) atau CSV. Aplikasi memeriksa kecocokan data dengan metode sebelum analisis dijalankan, dan token tidak terpotong bila analisis gagal.
Cara membaca hasilnya
Pembanding dua pengukuran berpasangan tanpa mengandaikan data normal.
- Nilai p (Sig.)
- Kurang dari 0,05 berarti ada perubahan yang nyata.
- Jumlah peringkat positif dan negatif
- Menunjukkan arah perubahan terbanyak.
Perlu diwaspadai
- Sama seperti uji t berpasangan, tanpa pembanding sebab perubahan belum pasti.
Bantuan — proses & rumus
Tahap komputasi yang dijalankan OlahData untuk metode ini, lengkap dengan rumus dan rujukannya.
Selisih = pengukuran kedua dikurangi pengukuran pertama, untuk responden yang punya kedua nilai. Pasangan dengan selisih 0 tidak ikut diperingkat.
Nilai absolut selisih diberi peringkat, lalu peringkat itu dipisah kembali ke kelompok naik (positif) dan turun (negatif).
W = nilai terkecil dari jumlah peringkat positif dan jumlah peringkat negatif. Nilai p memakai metode eksak bila memungkinkan, selain itu pendekatan normal dengan koreksi kontinuitas.
Mengukur ukuran efek dari seberapa dominan peringkat positif dibanding negatif.
rank-biserial = (jumlah peringkat positif − negatif) / jumlah keduanya
Dibandingkan median tiap pengukuran, dilihat berapa responden naik/turun/sama, lalu dilihat nilai p.
| Ukuran | Ambang batas | Rujukan |
|---|---|---|
| Signifikan | p < 0,05 | — |
- Wilcoxon, F. (1945). Individual comparisons by ranking methods. Biometrics Bulletin, 1(6), 80–83.
- Kerby, D. S. (2014). The simple difference formula: An approach to teaching nonparametric correlation. Comprehensive Psychology, 3, Article 1.
Mengikuti Wilcoxon (1945).
Contoh hasil
Contoh hasil dengan data fiktif untuk metode ini sedang disiapkan.
Ingin mencoba dengan data Anda?
Hasilnya disertai tabel, grafik, narasi, dan penjelasan prosesnya.