OlahData
Cara kerja Metode Tim Keunggulan Harga Desktop Masuk Minta akses
← Semua metode

Deteksi outlier

Menemukan nilai yang menyimpang jauh dari data lain.

Persiapan dan sampel Biaya: 2 token (Ringan)

Untuk apa dipakai

  • Memeriksa asumsi data (normalitas, dan lainnya)
  • Menentukan jumlah sampel dan menyiapkan data

Data yang dibutuhkan

Bergantung pada tujuan: umumnya berupa angka ringkas seperti jumlah populasi atau tingkat kesalahan, atau data responden untuk diperiksa.

Unggah file Excel (.xlsx) atau CSV. Aplikasi memeriksa kecocokan data dengan metode sebelum analisis dijalankan, dan token tidak terpotong bila analisis gagal.

Cara membaca hasilnya

Mencari nilai yang jauh berbeda dari sebagian besar data.

Jumlah dan nilai outlier
Daftar nilai yang dianggap ekstrem menurut aturan yang dipakai.
Batas bawah dan atas
Nilai di luar rentang ini ditandai sebagai ekstrem.

Perlu diwaspadai

  • Outlier belum tentu salah. Periksa dulu apakah salah ketik, atau responden memang unik, baru putuskan dipertahankan atau tidak, dan catat alasannya.

Bantuan — proses & rumus

Tahap komputasi yang dijalankan OlahData untuk metode ini, lengkap dengan rumus dan rujukannya.

Setiap nilai diubah menjadi z-score; nilai dengan |z| > 3 ditandai. Aturan ini dapat gagal mendeteksi outlier yang sangat ekstrem karena nilai itu sendiri menggeser rata-rata dan simpangan baku (masking).

z = (x − rata-rata) / simpangan baku

Karena aturan z rentan masking, dihitung pula jarak robust berbasis median dan MAD (median absolute deviation); nilai dengan jarak robust > 2,24 ditandai. Batas 2,24 setara persentil ke-97,5 sebaran khi-kuadrat satu df, sehingga lebih sensitif (±2,5% data bisa ikut tertandai pada data normal).

jarak robust = |x − median| / (1,4826 × MAD)

Nilai di luar pagar 1,5×IQR ditandai sebagai outlier biasa; di luar pagar 3×IQR ditandai sebagai outlier ekstrem.

pagar bawah/atas = Q1 − 1,5×IQR atau Q3 + 1,5×IQR

Bila minimal 2 variabel dipilih, dihitung jarak Mahalanobis kuadrat tiap responden yang lengkap di semua variabel, dibandingkan dengan sebaran khi-kuadrat (df = jumlah variabel) pada taraf konservatif 0,001.

D² = (x − rata-rata)ᵗ × kovarians⁻¹ × (x − rata-rata)
Ukuran Ambang batas Rujukan
|z| > 3 ditandai Kline (2016, hlm. 72)
Jarak robust (median/MAD) > 2,24 ditandai Kline (2016, hlm. 72–73)
Mahalanobis D², p < 0,001 ditandai (multivariat) Kline (2016, hlm. 73)
  • Kline, R. B. (2016). Principles and practice of structural equation modeling (4th ed.). Guilford Press.
  • Tukey, J. W. (1977). Exploratory data analysis. Addison-Wesley.

Kline (2016); Tukey (1977)

Contoh hasil

Contoh hasil dengan data fiktif untuk metode ini sedang disiapkan.

Ingin mencoba dengan data Anda?

Hasilnya disertai tabel, grafik, narasi, dan penjelasan prosesnya.

Minta akses

Metode lain di kelompok ini