Kategorisasi skor
Mengelompokkan skor menjadi tinggi, sedang, dan rendah.
Untuk apa dipakai
- Menggambarkan data saya
Data yang dibutuhkan
Bergantung pada tujuan: umumnya berupa angka ringkas seperti jumlah populasi atau tingkat kesalahan, atau data responden untuk diperiksa.
Unggah file Excel (.xlsx) atau CSV. Aplikasi memeriksa kecocokan data dengan metode sebelum analisis dijalankan, dan token tidak terpotong bila analisis gagal.
Bantuan — proses & rumus
Tahap komputasi yang dijalankan OlahData untuk metode ini, lengkap dengan rumus dan rujukannya.
Skor total adalah jumlah semua butir pada kelompok itu, dihitung hanya untuk responden yang menjawab semua butirnya.
skor total = Σ (butir 1 + butir 2 + ... + butir k)
Metode empirik memakai rata-rata dan simpangan baku skor total responden sendiri. Metode hipotetik memakai rata-rata dan simpangan baku dari rentang skala yang mungkin dicapai (bukan dari data), dihitung dari jumlah butir dikali skor terendah/tertinggi skala. Metode persentil membagi responden menjadi kelompok berfrekuensi hampir sama.
hipotetik: min = k×skor_min, maks = k×skor_maks
rata-rata hipotetik = (maks+min)/2; SD hipotetik = (maks−min)/6
Untuk 3 kategori, batas berada pada ±1 SD dari titik tengah; untuk 5 kategori, batas berada pada ±0,5 SD dan ±1,5 SD. Metode persentil langsung memakai titik persentil skor total, bukan rumus z ini.
3 kategori: Rendah < M−1SD ≤ Sedang < M+1SD ≤ Tinggi
5 kategori: tambah titik ±0,5 SD di antara Rendah/Sedang dan Sedang/Tinggi
| Ukuran | Ambang batas | Rujukan |
|---|---|---|
| Pemilihan metode | hipotetik umum untuk skala dengan rentang teoretis jelas (mis. Likert); empirik bila ingin norma berbasis data sampel sendiri | Azwar (2012) |
- Azwar, S. (2012). Penyusunan skala psikologi (2nd ed.). Pustaka Pelajar.
Azwar (2012)
Contoh hasil
Contoh hasil dengan data fiktif untuk metode ini sedang disiapkan.
Ingin mencoba dengan data Anda?
Hasilnya disertai tabel, grafik, narasi, dan penjelasan prosesnya.