Desain eksperimen dan response surface
Optimasi respons dengan beberapa faktor.
Untuk apa dipakai
- Menganalisis hasil percobaan atau eksperimen
Data yang dibutuhkan
Data percobaan: satu baris per satuan percobaan, kolom perlakuan dan kolom hasil.
Unggah file Excel (.xlsx) atau CSV. Aplikasi memeriksa kecocokan data dengan metode sebelum analisis dijalankan, dan token tidak terpotong bila analisis gagal.
Bantuan — proses & rumus
Tahap komputasi yang dijalankan OlahData untuk metode ini, lengkap dengan rumus dan rujukannya.
CCD (Central Composite Design) menggabungkan titik faktorial, titik aksial, dan titik pusat; Box-Behnken menghindari titik ekstrem pada semua faktor sekaligus; faktorial 2^k cocok untuk penyaringan awal. Urutan percobaan diacak untuk menghindari bias sistematik.
Taraf faktor dikode ke -1, 0, +1 (dan ±α untuk titik aksial CCD) agar koefisien sebanding; model kuadratik menyertakan suku linear, interaksi dua faktor, dan kuadratik murni tiap faktor.
y = b0 + Σbᵢxᵢ + Σbᵢⱼxᵢxⱼ + Σbᵢᵢxᵢ²
Sidik ragam memecah keragaman menjadi linear, interaksi, kuadratik, dan sisaan; uji ketidakcocokan (lack of fit) memakai titik pusat berulang untuk menduga galat murni dan menguji apakah model orde dua sudah memadai. R², R² terkoreksi, dan R² prediksi menilai kecocokan model.
Titik stasioner dicari dari turunan model terhadap semua faktor; nilai eigen matriks kanonik menentukan apakah titik itu maksimum, minimum, atau pelana (saddle). Optimasi numerik lalu mencari kondisi dalam daerah percobaan yang terbaik sesuai tujuan (maksimum/minimum respons).
| Ukuran | Ambang batas | Rujukan |
|---|---|---|
| Uji ketidakcocokan (lack of fit), Sig. | > 0,05 → model orde dua cukup memadai | Montgomery (2019) |
| Nilai eigen titik stasioner | semua negatif → maksimum; semua positif → minimum; tanda campuran → pelana | Myers dkk. (2016) |
- Myers, R. H., Montgomery, D. C., & Anderson-Cook, C. M. (2016). Response surface methodology: Process and product optimization using designed experiments (4th ed.). John Wiley & Sons.
- Box, G. E. P., & Wilson, K. B. (1951). On the experimental attainment of optimum conditions. Journal of the Royal Statistical Society: Series B, 13(1), 1-45.
- Box, G. E. P., & Behnken, D. W. (1960). Some new three level designs for the study of quantitative variables. Technometrics, 2(4), 455-475.
- Montgomery, D. C. (2019). Design and analysis of experiments (10th ed.). John Wiley & Sons.
Myers, Montgomery & Anderson-Cook (2016); Box & Wilson (1951)
Contoh hasil
Contoh hasil dengan data fiktif untuk metode ini sedang disiapkan.
Ingin mencoba dengan data Anda?
Hasilnya disertai tabel, grafik, narasi, dan penjelasan prosesnya.