Tabulasi silang (crosstab)
Tabel frekuensi dua variabel kategori.
Untuk apa dipakai
- Menggambarkan data saya
- Melihat hubungan antar variabel
Data yang dibutuhkan
Dua kolom kategori (misalnya jenis kelamin dan pilihan jawaban).
Unggah file Excel (.xlsx) atau CSV. Aplikasi memeriksa kecocokan data dengan metode sebelum analisis dijalankan, dan token tidak terpotong bila analisis gagal.
Cara membaca hasilnya
Tabel silang dua variabel kategori: berapa orang di tiap kombinasi.
- Frekuensi
- Jumlah orang di tiap sel tabel.
- Persentase baris atau kolom
- Membandingkan komposisi antarkelompok; pilih yang sesuai pertanyaan Anda.
- Sel dengan frekuensi sangat kecil
- Membuat uji hubungan (chi-square) kurang andal.
Perlu diwaspadai
- Tabel silang hanya menggambarkan; untuk menguji hubungan gunakan chi-square.
Bantuan — proses & rumus
Tahap komputasi yang dijalankan OlahData untuk metode ini, lengkap dengan rumus dan rujukannya.
Setiap responden yang menjawab kedua kolom dihitung ke dalam satu sel sesuai kombinasi kategori baris dan kolomnya. Kategori diurutkan menurut panjang teks lalu alfabet; tabel dibatasi maksimal 20 kategori per sisi.
Persentase baris menunjukkan sebaran kategori kolom di dalam setiap baris (berjumlah 100% per baris); persentase kolom sebaliknya (berjumlah 100% per kolom). Kedua arah membantu membaca pola hubungan dari dua sisi.
| Ukuran | Ambang batas | Rujukan |
|---|---|---|
| Kegunaan tabulasi silang | menggambarkan pola, bukan menguji signifikansi — pakai Chi-square untuk uji formal | — |
- Pearson, K. (1900). On the criterion that a given system of deviations from the probable in the case of a correlated system of variables is such that it can be reasonably supposed to have arisen from random sampling. Philosophical Magazine, Series 5, 50(302), 157–175.
Pearson (1900)
Contoh hasil
Contoh hasil dengan data fiktif untuk metode ini sedang disiapkan.
Ingin mencoba dengan data Anda?
Hasilnya disertai tabel, grafik, narasi, dan penjelasan prosesnya.